Rabu, 29 Februari 2012

Hongkong- Macau ( 2 )

Siang itu akhirnya kapal Ferry kami diberangkatkan, setelah kami mendapat tempat duduk di samping jendela, tapi sayang jendelanya ditempelin semacam stiker utk membuat "blur" pemandangan di luar, perjalanan memakan waktu 60 menit , ferrynya nyaman banget, modern, ada majalah disediakan di tiap bangkunya, ber AC dan semua orang dapat memesan minuman di atas kapal ferry (ada mini bar dan cafe di dalamnya). sebenarnya ada dek di atas yg bisa utk melihat pemandangan di luar, tp sayang dek itu tertutup utk semua penumpang, mungkin krn cuaca tdk bersahabat (berkabut dan gerimis) maka aksesnya ditutup...aq dan Ari melihat pemandangan dari jendela depan saja, sambil berdiri, tp tdk ada pemandangan menarik krn kabutnya semakin tebal dan gerimis makin banyak juga..akhirnya kami kembali ke tempat duduk dan mencoba tidur...
Ada pertunjukan di tv layar datar, tp sayang isinya cuma promo masing2 hotel (terutama hotel The Venetian dan hotel besar lain, ttg kasino dan pertunjukan di dalam hotel itu).
Kami tiba dg selamat di Macau, begitu turun, suhu dingin menyergap, angin juga agak kencang, terminal ferry Maritimo ini terletak di Taipa, ujung selatan dr Macau, jadi kami harus mencari bis menuju ke kota di daerah utara, hotel kami dekat dg hotel Grand Lisboa. Wah ternyata meskipun banyak peta wisata di pintu keluar (proses imigrasi berlangsung cepat dan nyaman), kami kudu bertanya sana sini utk mengetahui shuttle bis yg ke arah Grand Lisboa. Wah, untungnya dalam 20 menit, datang shuttle bis (gratis...!) itu, kami lgsg naik dan menikmati perjalanan menjelang sore. Kami turun stlh kurang lebih 30-40 menit bis berjalan, di hotel Lisboa..ups kami keliru mengambil jalan, untung Nila, temen kami bawa peta petunjuk ke arah hotel dan peta dari internet. Di Macau jarang ada org bisa berbahasa Inggris, jd jangan harap kita mudah bertanya sana sini...Ok tak apalah yg penting ketemu hotel Grand Lisboa yg besaaar itu  dengan bulatan bundar di tengah dan mosaik ornamentnya paling ramai, keemasan...
Hotel kami (tepatnya guest house, karena mungil, dilihat di website di internet) New Nam Pan dekat sekali dg Circle K, ada tulisan kecil di atas, Nam Pan hotel...hmm naik 3 lantai dg tangga beton curam serta karpet lusuh, kami tidak berharap banyak dr guest house ini. Kami menemui penjaga hotelnya yg perempuan muda sepertinya dari Filipina, dg aksen Inggris yg jelas/bagus, melihat namaku sebagai pemesan , dia pikir aq juga berkebangsaan Filipina, tp aq menggeleng dan bilang, "We are from indonesia" dia hanya berkomen, 
"Oooh,..OK" :)
Kami check in jam 12.30 dan membayar HKD 780 (sekamar ber4), plus deposit kunci HKD 100 (returnable). Kamarnya lumayan gedhe, dengan ranjang yg agak keras, tp ternyata setelah kami coba menaruh badan, tdk terlalu keras, hm..aneh bau kamarnya agak lembab, tapi cukup bersih, ada selimut, kamar mandi dg air panas, ruangan ber AC (sengaja tdk kami nyalakan krn masih dingin), lumayanlah utk sekedar tidur, toh hy bbrp jam.

 Setelah menaruh tas dan sekedar merapikan diri, sementara 2 temanku sholat, kami siap berangkat lagi, menuju Senado Square dan Ruin's of St. Paul, bangunan ikon Macau...kalo sempet kami juga akan ke A Ma Temple, baru berlanjut ke hotel mewah The Venetian dan City of Dreams.
Di sepanjang jalan kami melihat gedung2 kuno peninggalan jaman penjajahan portugis berdampingan dg toko/gedung modern, tapi suasananya tetap khas Macau, campuran budaya lokal dan Portugis. Jalan trotoarnya rapi semua, ada mosaik batu2 warna krem yg disusun dg pola tt yang membuat jalannya jadi berseni dan enak dilihat...wow..deretan toko juga berjejer rapi, banyak turis dari segala penjuru bangsa, jd pejalan kaki juga memenuhi sepanjang jalan ini.Bbangunan semua megah, bersih, campuran arsitektur Portugis dan lokal, dengan warna warni yg amat enak dilihat mata...hmmm..sungguh khas Macau. Kami sebelumnya mengisi perut di Mc Donalds, krn sudah sangat kelaparan, kami semua pesan burger+kentang, dalam sekejab habisss (hehe laper plus dingin, jd porsinya bener2 di luar kebiasaan kami).


sepanjang jalan menuju Ruin St. Paul

Ruin's of st. Paul yg terkenal itu...

Halaman belakang dr reruntuhan Ruin's of St. Paul
 Lewat jalan di belakang kami, sedikit berkelok, tapi ada petunjuk mengikuti saja arahnya, kami menemui toko oleh2, souvenir, makanan khas Macau, toko makanan terkenal seperti Pastelaria Koi kei, bbrp toko makanan yg menjual kue khas Macau, yaitu egg tart, hmm..dari baunya jadi kami pengen beli, berhubung masih kenyang,  kami pengen ambil foto dulu ke Ruin's of St. Paul, setelah berjalan 20-30 menit sambil cuci mata dan foto, kami sampai ke bangunan reruntuhan gereja tsb...WOW...indah banget ternyata, kami ambil foto sepuasnya, gerimis makin tebal saat kami naik ke bagian belakang bangunan itu, tp tidak menghalangi kami untuk tetap berfoto sambil mengagumi pemandangan dari atas, begitu padat tapi indah...mungkin karena perpaduan arsitek kuno dan modernnya unik..
Toko kue Pastelaria Koi Kei (ada 2 toko  di sepjg jalan ini )
Kalau tidak diburu waktu, kami pengennya jalan2 di sekitar St. Paul, tapi waktu tidak memungkinkan, kami terus mencari souvenir khas Macau di jalan tersebut, ada banyak pilihan, toko besar biasanya lebih lengkap tapi mahal, begitu lebih jauh berjalan, ada toko kecil yg menawarkan harga jauh lebih murah, temen2 pada beli gantungan kunci dan magnet Macau, aq hanya beli 1 karena modelnya biasa aja, yg bagus sebenarnya miniatur Ruin's of St. Paul, dari logam, tp harganya mahal, aq batal membelinya, ada juga miniatur Macau Tower, wah...harganya 50 MOP (Macau pacatas. yg nilainya hampir sama dg 50 HKD )..wah ga jadi deh..kami mampir ke Pastelaria Koi Kei, toko oleh2 makanan khas Macau yg terkenal. Di terasnya banyak tersedia macam2 dendeng babi, ada yg seratnya halus, empuk, ada yg agak keras, semuanya bercita rasa agak manis, aq beli bbrp ons utk ortu, temen2 mencicip semacam kacang dan kue2nya, tapi aq kurang tertarik krn pernah mencicip kue almondnya yg terkenal, kurang begitu suka, kata Ari yg terenak kue sejenis enting2 kacang karamelnya. 


Waktunya utk beranjak dari sini, kami jalan lagi mencari staisun bis terdekat, ada beberapa bis, yg kami tidak tahu dia lewat mana saja, jadi kami hanya mengandalkan rute yg dicatat Nila dr internet, kami ambil bis jalur 2 ternyata salah, kami tidak menuju A Ma Temple, jadi kami kembali lagi mencari shuttle bis ke Venetian, kami harus mengejar waktu utk dapat ke sana segera...Kami naik bis lagi ke arah Macau Ferry terminal, ada bbrp bis yg masih lewat (thanks God..! menurut info yg kami kumpulkan, jam terakhir shuttle bis itu sekitar jam 6) kami menuju ke Venetian hotel ...yesss...
Bis shuttle Venetian, yg telah mengantar kami di lobbynya
Kami tiba agak kemalaman di Venetian, kami cepat2 menuju hotel City of Dreams di dekatnya, kami ingin menonton pertunjukan " The House of Dancing water " , tapi sayang di hari itu ternyata tdk ada jadwalnya (ohhhh..kecewa banget karena jadwal di internet ada, di kenyataan beda) yah...sudahlah ,jd daripada kecele, kami menonton Bubble show / Dragon Treasure show (dulu gratis, sekarang bayar 50 MOP), hampir juga gagal tapi dg bantuan seorang petugas yg baik hati, akhirnya kami bisa masuk dan melihat sekitar 30 menit, semacam dongeng ttg Dragon di suatu negri, pertunjukan 3 dimensi, karena dimainkan di kubah bulat, dg efek suara dan cahaya, sehingga lumayan menghibur. Tapi menurutku harganya agak kemahalan utk pertunjukan semacam itu. 
Dragon Treasure show
Di hotel City of Dreams ada deretan toko2 bermerk dan bbrp spot menarik untuk sekedar duduk, kami berfoto sebentar di sepanjang koridor toko2 itu dan di dekat pintu Casinonya, sayang kami tdk boleh masuk, jadi ya sudahlah memang niat kami tidak utk berjudi,hehe...
lobby hotel Venetian


Bagian depan hotel Venetian

Hotel Venetian memang  besar dan megah

Lihat langit2 buatan di the Venetian
Yang menarik di hotel Venetian, kami dg bebas berfoto di sepanjang lobbynya yg megah dan mewah, dg gaya bangunan ala Italia, jadi memang dibangun suasana seperti benar2 di Venesia, termasuk gondola dengan aliran sungai buatan yg tentu saja, jernih, atapnya dipenuhi sorotan lampu dan dekor  sehingga kami merasa ini seolah2 masih siang hari... Kalau kami memang hanya ingin berfoto, naik gondola bukan pengalaman yang ingin kami ambil, jadi hanya berfoto dari atasnya saja kami sudah puas, kalo berniat naik gondola, dg diiringi nyanyian pengemudinya (salah satunya ada yg ganteng dan bersuara emas, hm...tp malu difoto :) cukup bayar 110 MOP utk satu putaran pendek. Kasinonya sangat menarik karena boleh dimasuki siapa saja, bahkan kami yg berbaju biasa saja, begitu luas dan ramai, pantes saja Macau jadi kaya, dg banyak turis yg main judi dan menginap, serta wisatanya yg dikemas rapi, tidak heran...Tapi inget kalo masuk kasino, tidak boleh ambil foto, banyak penjaga/semacam satpam yg berkeliling, mungkin juga mengawasi turis yg mau berfoto kayak kami ini.. Ari ingin banget berfoto dekat mesin Jackpot, tapi kami larang daripada diusir sih ya...
Lnatai 1 di atas Kasino hotel Venetian

Menunggu Water fountain show di Wynn Hotel
 Setelah kecapean, kami segera bersiap keluar dr hotel ini, menuju Wynn Hotel, tampat kami menonton water fountain show, semacam pertunjukan tarian air mancur di taman depan hotel Wynn, sambil menikmati lampu2 hotel sekitarnya yg indah banget utk dilewatkan, semakin komplit aja hari kami di Macau, naik taxi dari Venetian ke Wymm hotel hanya 19 MOP, cukuplah irit tuk kami bagi berempat. Kami tidur dg pulas di Nam Pan hotel, meskipun tempat tidurnya keras tp ternyata nyaman juga utk tidur, thanks God...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar